Informasi Terkini

    10 September 2018
    12 April 2018
    27 Maret 2018
    27 Maret 2018
    27 Maret 2018

    Visi, Misi & Tujuan

    Visi Program Studi :

    Menjadi Program Studi Pendidikan Dokter Gigi yang unggul pada tahun 2022.

     

     Misi Program Studi :

    1. Menyelenggarakan pendidikan kedokteran gigi yang menjunjung tinggi profesionalisme dan berkualitas sesuai dengan standar pendidikan dokter gigi Indonesia.
    2. Meningkatkan kapasitas dosen dengan cara memfasilitasi dosen dalam berbagai penelitian berkaitan dengan bidang keilmuannya.
    3. Meningkatkan kapasitas dosen dalam menulis di berbagai jurnal nasional maupun internasional.
    4. Melakukan update kurikulum untuk mewujudkan lulusan yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran gigi (iptekdokgi), mampu berperan dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup bangsa, serta mampu bersaing secara global.
    5. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat serta menjalin kerjasama di bidang iptekdokgi baik secara regional maupun nasional.

     

     Tujuan program studi :

    1. Terselenggaranya pembelajaran yang berkualitas dan kondusif sesuai dengan standar pendidikan dokter gigi Indonesia.
    2. Menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan standar kompetensi dokter gigi Indonesia, memiliki kepribadian yang mengutamakan integritas, dan berpedoman pada etika ilmu dan profesi serta berwawasan nasional.
    3. Menghasilkan penelitian dan karya ilmiah bidang iptekdokgi yang berdaya guna dan berhasil guna serta memiliki daya saing.
    4. Menghasilkan karya pengabdian masyarakat dan terjalinnya kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

     

     Sasaran program studi :

    1. Tersedianya rencana kurikulum pembelajaran yang lengkap, yaitu setiap dosen membuat modul perkuliahan dan SAP.
    2. Tersedianya perpustakaan yang dapat diakses mahasiswa dengan mudah dan tersedia textbook dan jurnal yang berlangganan sesuai bidang ilmu. Perpustakaan buka selama jam kegiatan kampus dan ada petugas yang selalu siap melayani. Di samping itu, ada e-library yang bisa diakses oleh semua mahasiswa selama 24 jam dan adanya sambungan wi-fi yang lancar di lingkungan kampus.
    3. Meningkatnya efisiensi pembelajaran untuk tercapainya masa studi yang optimal bagi mahasiswa yaitu lama studi S1 4 tahun, lama studi profesi 2 tahun.
    4. Terciptanya suasana akademik yang kondusif yang mencakup adanya interaksi yang baik antara dosen dan dosen, dosen dengan mahasiswa, serta mahasiswa dengan mahasiswa.
    5. Meningkatnya kualitas dan kuantitas tenaga pendidik berstrata S-2 dan S-3, serta tenaga kependidikan yang terlatih sesuai bidang pekerjaannya sehingga terwujud pembelajaran yang berkualitas dalam hal ilmu pengetahuan serta etika profesionalisme.
    6. Meningkatnya kualitas dan kuantitas lulusan melalui pencapaian IPK yang maksimal dengan pencapaian Indeks Prestasi Kumulatif S1 3,0 dan presentase kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Indonesia 100%.
    7. Meningkatnya jumlah tenaga kependidikan yang terlatih sesuai bidang pekerjaannya.
    8. Mengadakan laboratorium teknik gigi beserta peralatan skill’s lab nya yang memenuhi standart.
    9. Tersedianya laboratorium konservasi beserta phantom gigi untuk skill’s lab
    10. Meningkatnya jumlah dental unit dan dental chair sehingga tercapai rasio ideal dengan perbandingan dental chair dan mahasiswa yaitu 1:2
    11. Keikutsertaan semua dosen dalam seminar tentang etika profesionalisme secara berkala (minimal setahun sekali).
    12. Adanya mata kuliah / modul etika dalam pembelajaran di preklinik serta adanya checklist penilaian etika profesionalisme mahasiswa dalam memberikan pelayanan kepada pasien di setiap bagian.
    13. Meningkatnya jumlah penelitian yang berkualitas, berdayaguna dan berhasilguna yang dihasilkan dosen. (Jumlah dosen yang meneliti bertambah dan jumlah penelitian & publikasi ilmiah nasional meningkat sebesar 50% dosen lolos proposal hibah penelitian dan 50% dosen melakukan publikasi dalam jurnal nasional terakreditasi)
    14. Adanya kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara berkala, yaitu Praktek Belajar Lapangan (PBL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
    15. Mengikutsertakan dosen di dalam kegiatan pengabdian masyarakat sebagai dosen pembimbing lapangan dan dalam kegiatan bakti social.
    16. Memfasilitasi dosen dalam kegiatan pengabdian masyarakat melalui dana PNBP.
    17. Adanya kerjasama (MOU, izin) dengan berbagai pihak terkait baik pemerintah kota / kabupaten dan provinsi maupun pihak swasta terkait.
    18. Meningkatnya kualitas dan kuantitas tenaga pendidik berstrata S-2 dan S-3, serta tenaga kependidikan yang terlatih sesuai bidang pekerjaannya sehingga terwujud pembelajaran yang berkualitas dalam hal ilmu pengetahuan serta etika profesionalisme.
    19. Meningkatnya jumlah penelitian dan publikasi ilmiah nasional oleh dosen dan mahasiswa dan meningkatnya penelitian yang dipublikasikan di tingkat regional dan nasional sebesar 50% dosen lolos proposal hibah penelitian dan 50% dosen melakukan publikasi dalam journal nasional terakreditasi
    20. Meningkatnya peran Program Studi Pendidikan Dokter Gigi dalam pengabdian masyarakat melalui bakti sosial. Seluruh dosen melakukan pengabdian masyarakat minimal 2 kali per tahun
    21. Tercapainya kerjasama kemitraan yang efektif dan efisien untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian, yang maksimal, seperti clinical skill lab, survei dan pengumpulan data masyarakat untuk penelitian, dan kuliah kerja nyata terpadu (KKNT).

     

     Strategi Pencapaian:

    1. Memperbaiki manajemen pendidikan dan pengelolaan program studi, serta memperbaiki atmosfir akademik yang kondusif.
    2. Menambah jumlah dosen sehingga tercapai ratio dosen : mahasiswa yang memadai.
    3. Memfasilitasi dosen untuk studi lanjut dalam rangka meningkatkan kualifikasi serta kemampuan profesional tenaga pendidik sesuai bidang keilmuannya.
    4. Meningkatkan kualifikasi serta kemampuan profesional tenaga pendidik dan kependidikan, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
    5. Meningkatnya fungsi serta peran unit penjaminan mutu program studi dalam monitoring, evaluasi kegiatan pembelajaran dalam rangka pencapaian sasaran mutu program studi.
    6. Meningkatkan kualifikasi tenaga kependidikan melalui keikutsertaan dalam berbagai pelatihan sesuai bidangnya.
    7. Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.
    8. Mengadakan seminar/sosialisasi yang berhubungan dengan etika profesionalisme bekerjasama dengan organisasi profesi.
    9. Adanya pembelajaran etika dalam kurikulum preklinik, adanya pembekalan etika profesionalisme sebelum mahasiswa memasuki jenjang pendidikan profesi, dan adanya pembelajaran etika yang terintegrasi dalam setiap kurikulum bagian klinik pada jenjang profesi.
    10. Memfasilitasi dosen dalam pelatihan untuk meningkatkan kapasiras dosen dalam meneliti.
    11. Memrogram kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran.
    12. Meningkatkan keterlibatan dosen dalam pengabdian masyarakat.
    13. Meningkatkan karjasama kemitraan dengan berbagai pihak terkait.

     

    Fakultas Kedokteran

    Fakultas

    Sistem Informasi Akademik Unsrat

    SIA

    Digital Library

    Digilib

    e-Learnig

    e-Learning

    e-Journal

    e-Journal

    Webmail Unsrat

    Webmail

    Peta Kampus

    Peta

    Repositori Unsrat

    Repositori

    Hubungi Kami

    Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Unsrat:

    Jl. Kampus UnsratManado 95115
    pskg_fkunsrat@yahoo.com

    © 2018 Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unsrat