Selamat Datang di laman Program Studi Ilmu Bedah Universitas Sam Ratulangi

Departemen & Staff

 
 

STRUKTUR ORGANISASI
PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS ILMU BEDAH
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATLANGI MANADO
PERIODE JANUARI 2007 – SAMPAI SEKARANG

 


   


 



URAIAN TUGAS SMF BEDAH BLU RSU PROF R.D. KANDOU / FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO

  

TUGAS POKOK 

Membantu tugas-tugas Ketua dalam hal pengendalian dan pemantauan rekam medik di rumah sakit menurut bidangnya masing-masing.


URAIAN TUGAS 

  1. Menganamnesa pasien penyakit bedah atas konsul dokter lain atau yang ditangani sendiri mengenai keadaan dan penyakit yang dikeluhkannya untuk mendapatkan informasi/data medis untuk bahan pemeriksaan.
  2. Melakukan pemeriksaan terhadap fisik pasien yang akan dibedah untuk menentukan perlu tidaknya dilakukan pembedahan, agar pembedahan berjalan dengan baik.
  3. Melakukan rujukan ke Unit Penunjang seperti laboratorium, radiologi dan ke dokter spesialis lain bila dari hasil pemeriksaan diperlukan data yang lebih lengkap dan jelas atau diduga adanya komplikasi guna mengambil tindakan yang tepat lebih lanjut.
  4. Meminta persetujuan keluarga pasien dengan meminta agar keluarga membuat surat persetujuan tindakan pembedahan supaya pembedahan dapat dilaksanakan sesuai persetujuan keluarganya.
  5. Mengkoordinasikan dengan perawat ruangan bedah untuk mempersiapkan ruangan dan pasien yang akan dibedah.
  6. Mengadakan konsultasi dengan dokter ahli anastesi bila diperlukan mengenai rencana pembedahan untuk menentukan jenis, cara dan lamanya waktu pembiusan yang diperlukan.
  7. Melakukan tindakan bedah sesuai hasil pemeriksaan, rencana pembedahan dan cara serta prosedur bedah yang baik agar pasien dapat selamat dan sembuh dari penyakit yang dideritanya.
  8. Membuat laporan data medis pada status pasien berdasarkan terapi dan tindakan yang diberikan kepada pasien sebagai pendataan, evaluasi dan langkah selanjutnya.
  9. Memantau penyakit pasien rawat inap yang menjadi tanggung jawabnya dengan melakukan pemeriksaan atau tindakan yang diperlukan di ruang periksa atau dengan mendatangi ruang pasien dirawat untuk mengetahui perkembangan dan proses penyembuhan penyakit pasien.
  10. Mengevaluasi kegiatan unit kerja masing-masing dan memberi saran pengembangan sesuai kemajuan teknologi dan Ilmu Kedokteran Spesialis Bedah sebagai laporan dan bahan penyusunan program kerja Komite Medik.
  11. Mengevaluasi kegiatan unit kerja masing-masing dan memberi saran pengembangan sesuai kemajuan teknologi dan Ilmu Kedokteran sebagai laporan dan bahan penyusunan program kerja Komite Medik.
  12. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan seperti mengikuti simposium atau pertemuan ilmiah sesuai program Komite Medik baik yang diselenggarakan RS ataupun instansi lain guna menambah pengetahuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada pemakai jasa RS.
  13. Memimpin visite umum sesuai jadwal, membimbing dan menjadi narasumber bagi peserta didik dalam mempersiapkan penyajian presentasi kasus


TANGGUNG JAWAB 

  1. Kebenaran dan ketepatan dalam perencanaan kegiatan dan kebutuhan pelayanan bedah.
  2. Kebenaran dan ketepatan dalam pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan bedah.
  3. Kebenaran dan ketepatan dalam laporan kegiatan pelayanan bedah.


KEANGGOTAAN 

  1. Dokter Spesialis Bedah Anak
  2. Dokter Spesialis Bedah Ortopedi
  3. Dokter Spesialis Bedah Saraf
  4. Dokter Spesialis Bedah Digestif
  5. Dokter Spesialis Bedah Onkologi
  6. Dokter Spesialis Bedah Urologi
  7. Dokter Spesialis Bedah Kepala Leher
  8. Dokter Spesialis Bedah Thoraks Kardio Vaskular
  9. Dokter Spesialis Bedah Plastik
  10. Dokter Spesialis Bedah Traumatologi


HUBUNGAN KERJA 

  1. Ketua Komite Medik.
  2. Dokter SMF lain .
  3. Kepala Unit.
  4. Kepala Ruangan di lingkungan rumah sakit.